Cara Kirim Barang ke Amerika Termudah

Amerika merupakan negara dengan jarak yang cukup jauh dari Indonesia. Apabila ada sanak keluarga yang tinggal di Amerika baik untuk bekerja, bersekolah, atau menetap disana kadang sulit jika harus berkirim barang.

Kirim barang ke luar negeri memiliki peraturan yang lebih rumit. Selain karena lokasinya yang jauh untuk ditempuh, peraturan dan regulasi di luar negeri berbeda dengan Indonesia sehingga perlu menyesuaikan. Jika kamu ingin mengirim barang ke luar negeri, salah satunya Amerika, artikel ini akan membahas tentang serba-serbi kirim barang ke Amerika.

Kirim Barang ke Amerika

Negara yang menjadi tujuan pengiriman paket di Amerika paling banyak yaitu USA dan Canada. Kedua negara tersebut banyak dicari oleh para pengirim paket baik dari toko online, pengusaha, UKM, maupun perseorangan. Negara tersebut menjadi market besar dengan daya beli yang besar. Selain itu, banyak Warga Negara Indonesia yang tinggal disana baik untuk bersekolah maupun bekerja.

Sebelum kamu kirim barang ke Amerika, kamu perlu untuk memahami beberapa hal berikut ini.

1.       Jalur pengiriman

Pengiriman barang menggunakan Freight dispatch service agency dari Indonesia ke Amerika bisa melalui jalur laut dan udara. Pengiriman barang yang menggunakan jalur laut (kapal) biasanya adalah barang-barang besar dengan jumlah yang banyak. Pengiriman barang melalui jalur laut ada minimal kubikasinya. Biasanya ekspedisi menetapkan pengiriman kurang dari satu container memiliki waktu kirim yang lebih lama dengan biaya yang lebih murah.

Pengiriman melalui jalur udara (pesawat) untuk mengirim barang yang tidak terlalu berat sampai yang ringan. Walaupun membutuhkan biaya yang lebih mahal, namun pengiriman melalui jalur udara memakan waktu yang lebih sebentar. Prosedur pengiriman jalur udara juga lebih mudah.

2.       Lama pengiriman barang

Waktu untuk mengirim barang dari Indonesia ke Amerika tergantung pada ekspedisi yang digunakan. Lama waktu pengiriman rata-rata 4-10 hari, bisa lebih cepat atau lambat tergantung layanan dari ekspedisi yang digunakan

3.       Kategori barang

Pengiriman barang ke luar negeri bisa dikenai pajak, bisa juga tidak, tergantung pada kebijakan Bea Cukai di negara tujuan, jenis, dan nilai barang yang dikirim, serta tujuan pengiriman barang untuk apa.

 

Misalnya jika mengirim barang dengan nilai barang yang kecil dan tujuan pengirimannya sebagai hadiah, sampel, atau keperluan pribadi maka tidak dikenakan pajak. Pemerintah Indonesia tidak memberikan pajak pada barang yang dikirim ke luar negeri, jadi yang memberikan pajak adalah negara penerima (Amerika).

4.       Cara kirim barang ke Amerika

  • Barang yang dikirim bukanlah barang yang terlarang dan berbahaya, misalnya senjata api, senjata tajam, narkoba, obat-obatan terlarang, dan zat kimia berbahaya.
  • Menentukan ekspedisi pengiriman ke Amerika. Pastikan kamu memilih ekspedisi yang sudah terpercaya dan berpengalaman agar barang sampai tujuan dengan aman.
  • Memberikan informasi terkait barang yang akan dikirim, mulai dari jenis barang, nilai barang, tujuan pengiriman untuk apa, lokasi penerima yang lengkap dan jelas, dan lainnya.
  • Mencari informasi tentang tarif pengiriman paket pada ekspedisi yang akan dipilih.
  • Melakukan packaging dengan baik dan dilakukan seaman mungkin agar barang tidak rusak ketika proses pengiriman.
  • Menyerahkan barang yang akan dikirim ke ekspedisi.
  • Meminta resi pengiriman dan tracking number pada barang yang dikirim untuk melacak pergerakan barang.

5.       Ekspedisi pengiriman barang ke Amerika

·     DHL

DHL akan memberikan panduan untuk melakukan pengiriman barang ke Amerika dan memberikan tips mudah waybills. DHL juga bisa untuk pengiriman ke daerah terpencil dan bisa menangani pengiriman barang berbahaya yang masih bisa dikirim pada kondisi tertentu sesuai dengan peraturan penerbangan internasional.

·     FedEx

FedEx akan memberikan diskon 40% dari tarif pengiriman bagi kamu yang mendaftar akun baru secara online sehingga biaya pengiriman menjadi lebih murah. FedEx juga menyediakan FedEx mobile untuk mempermudah kamu.

·     TNT

Pengiriman barang ke Amerika menggunakan TNT bisa menentukan kecepatan pengiriman yang diinginkan untuk mengendalikan biaya dan tenggat waktu pengiriman. Kamu juga bisa memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhanmu. Semua pengiriman barang menggunakan TNT harus disertai dengan faktur komersial.

·     UPS

UPS merupakan ekspedisi pengiriman barang yang bermarkas di Amerika. UPS memberikan kemudahan dalam melakukan pengiriman barang ke Amerika. UPS juga memberikan diskon bagi pengirim pada pengiriman kedua dan selanjutnya.

·     EMS

EMS merupakan bagian dari Pos Indonesia yang melakukan pengiriman barang ke luar negeri. EMS merupakan salah satu anggota dari postal organizations yang menyediakan layanan pengiriman global dengan kualitas yang baik.

·     JNE

JNE menyediakan layanan International Service. Layanan ini bisa mengirimkan barang ke Amerika dengan cepat, praktis, dan terjamin keamanannya. Pengiriman barang ke Amerika menggunakan layanan International Service memiliki ketentuan yang harus dipahami.

·     Tiki

Tiki merupakan salah satu penyedia layanan jasa pengiriman yang terkemuka di Indonesia. Tiki menyediakan layanan jasa pengiriman internasional dengan kemudahan yaitu adanya layanan jempol (Jemput online) yang tersedia gratis.

Itulah serba-serbi terkait kirim barang ke Amerika. Jika kamu hendak mengirim barang ke Amerika, kamu perlu untuk mempersiapkan semuanya dan mengikuti segala ketentuannya. Semoga bermanfaat.

 

6 hal yang harus Anda tahu terkait SLF bangunan

Mendirikan bangunan atau renovasi serta perubahan terhadap bangunan itu sendiri tidak boleh sebarangan dilakukan. Anda harus memiliki IMB atau Izin Mendirikan Bangunan terlebih dahulu. Setelah itu, Anda juga harus mengurus penerbitan SLF atau Sertifikat Laik Fungsi. Kedua perizinan tersebut sifatnya wajib dan harus dipenuhi oleh setiap pemilik bangunan gedung agar bisa digunakan secara legal.

Terutama SLF, karena jika tidak bangunan gedung tersebut bisa terancam dibongkar paksa oleh instansi berwenang. Sedangkan pengurusan SLF itu sendiri, salah satu persyaratannya adalah IMB atau harus memiliki IMB. Dengan kata lain, kedua perizinan tersebut yaitu IMB dan SLF sifatnya mutlak atau wajib.

6 Hal Seputar SLF Bangunan Gedung

Selanjutnya, di bawah ini terdapat beberapa hal yang perlu Anda ketahui berkaitan dengan SLF, antara lain:

  1. Pengertian dan Fungsi SLF

SLF adalah sertifikat perizinan sebuah bangunan gedung yang sudah selesai dibangun dan memenuhi kelayakan teknis sesuai fungsi bangunan itu sendiri. Dengan adanya SLF, bangunan tersebut bisa beroperasi secara legal dan aman.

  1. Klasifikasi SLF

SLF itu sendiri juga memiliki klasifikasi atau pembagian sesuai jenis bangunan dan luasan bangunannya, antara lain:

  • Kategori A (bangunan non rumah tinggal) lebih dari atau sama dengan 9 lantai
  • Kategori B (bangunan non rumah tinggal) kurang dari 9 lantai
  • Kategori C (bangunan rumah tinggal) lebih dari atau sama dengan 100 meter persegi
  • Kategori D (bangunan rumah tinggal) kurang dari 100 meter persegimk
  1. Persyaratan Pengajuan SLF

Untuk membuat SLF, Anda bisa mengajukannya ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Sedangkan persyaratannya antara lain:

  • Surat pengajuan SLF
  • Fotokopi identitas pemohon/penanggung jawab
  • Fotokopi Akta Badan Usaha/Badan Hukum
  • Fotokopi Bukti Kepemilikan Tanah
  • Fotokopi IMB
  • Berita acara telah disetujui selesai pembangunan dan sesuai IMB
  • Laporan direksi pengawas
  • File dan printout gambar as build drawing
  • Rekomendasi dan berita acara dari instansi terkait instalasi (bangunan sedang dan tinggi)
  • Foto bangunan dan SRAH (Sumur Resapan Air Hujan)
  1. Biaya dan Lama Pembuatan SLF

Berbeda dengan IMB yang dikenakan biaya per meter persegi atau sesuai dengan Perda yang berlaku, SLF justru tidak dikenakan biaya/gratis. SLF bisa diterbitkan maksimal 3 hari kerja setelah berkas persyaratan yang diajukan dinyatakan lengkap. Agar lebih mudah, pengajuan SLF ini juga bisa dilakukan dengan konsultan SLF.

  1. Masa Berlaku SLF

SLF itu sendiri juga memiliki masa berlaku dan sebelum masanya habis harus diperpanjang. Masa berlaku SLF bangunan non rumah tinggal yaitu 5 tahun, sedangkan bangunan rumah tinggal hingga 10 tahun.

  1. Sertifikat Hunian Selain SLF

Selain SLF, masih banyak kelengkapan sertifikat hunian yang lainnya dan harus diurus oleh pemilik bangunan tersebut. Berikut ini beberapa macam sertifikat yang harus dimiliki, antara lain:

  • Sertifikat Hak Guna Bangunan / SHGB
  • Surat Izin Mendirikan Bangunan / IMB
  • Surat Izin Penggunaan Penunjukan Tanah / SIPPT
  • Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun / SHSRS

8 Macam Landasan Hukum SLF

Penerbitan SLF itu sendiri didasarkan pada landasan hukum atau beberapa peraturan, antara lain:

  1. Peraturan Pemerintah Nomor 26 di tahun 2005 membahas tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 di tahun 2002 tentang Bangunan Gedung (Lembaran Negara Republik Indonesia No. 83 tahun 2005 serta tambahan Lembaran Negara No. 4532)
  2. Undang-Undang Nomor 26 di tahun 2007 membahas tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia No. 68 tahun 2007 serta tambahan Lembaran Negara No. 4725)
  3. Undang-Undang Nomor 25 di tahun 2009 membahas tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia No. 127 tahun 2009 serta tambahan Lembaran Negara No. 4725)
  4. Undang-Undang Nomor 1 di tahun 2011 membahas tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman (Lembaran Negara Republik Indonesia No. 7 tahun 2011 serta tambahan Lembaran Negara No. 5188)
  5. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29 (2006) tentang Pedoman Persyaratan Teknis
  6. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 45 tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara
  7. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 25 tahun 2007 tentang Pedoman Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung
  8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 (1992) tentang Rencana Tapak Tanah dan Tata Tertib Pengusahaan Kawasan Industri serta Prosedur Pemberian IMB dan UUG/HO bagi Perusahaan yang berlokasi di kawasan industri

Itulah beberapa informasi penting yang perlu Anda ketahui kaitannya dengan SLF atau Sertifikat Laik Fungsi. Semoga bermanfaat.

 

 

 

Mempercantik Bangunan dengan ACP (Alumunium Composite Panel)

ACP (Alumunium Composite Panel) adalah salah satu material yang dipadukan dari plat aluminium dan juga composite. Jenis panel ini adalah panel datar yang terdiri dari beberapa bahan. Baik bahan non aluminium yang kemudian disatukan diantara 2 lembar aluminium. Lembaran tersebut juga nantinya bisa dilapisi menggunakan cat PVDF maupun bisa menggunakan polyster.

Sebelum Anda memilih aluminium composite ini yang akan digunakan, tentu akan jauh lebih baik apabila Anda mengetahui beberapa produk yang ada. Bahkan beberapa keunggulan serta aluminium ini juga sudah terbukti. Pemilihan aluminium composite ini juga nantinya bisa disesuaikan dengan penggunaan serta kebutuhan dari bangunan yang akan Anda bangun.

Mengenal Jenis ACP Menurut Lapisan Catnya

pixabay.com

Untuk pemilihan aluminium composite ini bisa disesuaikan dengan penggunaan serta kebutuhan bangunan Anda. Menurut jenis lapisan catnya, ada 2 jenis yang bisa Anda ketahui. Nah, kedua jenis tersebut diantaranya adalah:

  • PVDF maupun poly de fluoride seringkali diaplikasikan untuk digunakan eksterior pada bangunan. Jenis aluminium ini memiliki keunggulan tahan terhadap beberapa jenis cuaca. Hal inilah yang membuat warna dapat bertahan lebih lama meskipun terkena hujan dan juga panas. Untuk eksterior, PVDF jauh lebih direkomendasikan dibandingkan PE.
  • PE atau polyster adalah jenis yang banyak digunakan untuk interior sebelum bangunan. Jenis aluminium dengan tipe PE ini jauh lebih murah di pasaran karena memiliki kualitas yang jauh lebih tipis hanya menggunakan 1 kali lapisan.

Keunggulan Alumunium Composite Panel

Ada beberapa jasa laser cutting yang lebih memilih untuk menggunakan composite panel. Beberapa keunggulan yang bisa Anda dapatkan diantaranya sebagai berikut ini:

  • Memiliki daya tahan yang sangat tinggi terhadap air maupun panas dari cuaca yang ada.
  • Memiliki beberapa jenis warna serta tekstur.
  • Ringan, kuat dan juga tahan dengan karat.
  • Memiliki permukaan yang rata serta halus. Sehingga jauh lebih mudah untuk dibersihkan.
  • Mudah diaplikasikan dalam beberapa desain konsep yang modern.
  • Mudah untuk dibentuk, dilipat, dibor, serta dilengkungkan dengan menggunakan beberapa peralatan yang konvensional maupun peralatan sederhana yang lainnya.
  • Bahan intinya juga terbuat dari polytthylene sehingga lembaran-lemabrannya akan tahan terhadap api.

Aplikasi dari Alumunium Composite Panel

pixabay.com

Untuk beberapa aplikasi pada jenis ACP (Alumunium Composite Panel) ini diantaranya sebagai berikut ini:

  • Cladding luar ruangan yang ada dalam gedung bertingkat.
  • Penutup dinding yang ada pada interior rumah.
  • Façade serta langit-langit bangunan.
  • Tangga maupun escalator panel.
  • Papan reklame serta identitas perusahaan maupun billboards.

Harga dari Alumunium Composite Panel

Pada umumnya, beberapa perusahaan jasa laser cutting ini memutuskan untuk menjual dengan per lembarnya. Material dari aluminium ini juga tahan terhadap goresan serta benturan. Sehingga nantinya penggunaan ACP pada bangunan juga mampu untuk menghemat pengeluaran Anda bahkan dalam jangka yang panjang.

Harga dari aluminium ini juga sangat bervariasi bahkan didasarkan pada jenis, ketebalan serta panjang dari aluminium itu sendiri. Harga yang ditaksir maupun ditawarkan ini mulai dari 300 sampai dengan 600 ribu meter persegi. Bahkan harganya sendiri juga bisa sesuaikan dengan jumlah pembelian sesuai dengan yang Anda butuhkan.

Ukuran dari Alumunium Composite Panel

Jenis aluminium ini diproduksi juga dalam ketebalan yang standar yaitu 4 mm. Akan tetapi, untuk decobond ini sendiri memiliki varian ukuran yang jauh lebih beragam yaitu 3 mm dan 2 mm. Sedangkan ukuran panjang serta lebar aluminium decobond dan alcotuff ini juga berbeda yaitu 1220 x 2440 mm. Sedangkan untuk lapisan aluminium di kedua sisinya bervariasi mulai dari 0,1 mm, 0,12 mm, 0,21 mm, 0,3 mm dan juga 0,5 mm.

Untuk bangunan yang memiliki tingkat dua sampai dengan empat lantai, cukup menggunakan aluminium dengan ketebalan 0,21 mm maupun 0,33 mm. Bahkan beban fisik baik angina dan hujan yang tidak terlalu besar sehingga ketebalan ini sangat aman untuk Anda pergunakan nantinya.

Untuk mendapatkan produk aluminium baik alcotuff dan juga decobond di cabang maupun distributor yang resmi. Anda juga bisa menemukan di sejumlah toko bangunan terdekat maupun di beberapa toko maupun aplikasi jual beli online. Jenis aluminium ini bahkan merupakan sebuah material yang dibutuhkan pada setiap konstruksi bangunan.

Baik yang digunakan untuk kepentingan pribadi maupun digunakan sebagai bangunan komersial. Produk luar biasa ini juga menawarkan solusi tak terhingga untuk para arsitek gedung dan pada Anda yang menginginkan penampilan baru pada gedung atau bangunan yang Anda miliki.

Demikianlah sejumlah informasi yang bisa Anda ketahui dari jenis aluminium yang sering digunakan oleh beberapa bangunan yang sering digunakan. Pastikan membelinya di toko yang resmi agar kualitas bangunan yang Anda inginkan ini bisa sesuai dengan harapan. Baik harganya, kualitas, ketahanannya, dan lain sebagainya.

Kesepakatan AS dan China Sukses Pengaruhi Harga Tembaga

Tembaga berhasil menyentuh level tertinggi sejak delapan bulan terakhir. Hal ini terjadi setelah Amerika Serikat dan China menandatangani kesepakatan awal dalam sengketa perdagangan. Kesepakatan tersebut sukses meningkatkan harapan untuk kebangkitan permintaan logam dunia.

Tercatat, harga tembaga kontrak tiga bulanan di London Metal Exchange menguat 1,48 persen di titik US$ 6.290 per metrik ton. Padahal, sebelumnya hanya mampu menduduki posisi US$ 6.198 per metrik ton.

Dilaporkan pula, impor tembaga China bulan Desember 2019 lalu mengalami kenaikan sebesar 9,1 persen dari bulan sebelumnya menjadi 527.000 ton. Nilai ini merupakan yang tertinggi sejak Maret 2016 lalu. Berdasarkan data bea cukai China, kenaikan terjadi karena meningkatnya aktivitas pabrik dan berkurangnya pasokan logam bekas sehingga mengangkat permintaan tembaga.

Sementara itu, impor biji tembaga dan konsentratnya mencapai 1,93 juta ton pada Desember lalu. Angka ini mengalami penurunan sebesar 10,5 persen dari rekor di November 2019 yang mencapai angka 2,16 juta ton. Harga tembaga dilaporkan kembali jatuh jelang rilis data ekonomi China, yakni di level US$ 6.277,5 per metrik ton. Nilai ini melemah 0,15 persen dibanding hari sebelumnya.

Faktor Penekan Harga Tembaga

pixabay.com

 Pertumbuhan ekonomi melambat

 Melemahnya harga tembaga ini menjadi sinyal, bahwa ekonomi China di tahun 2019 lalu cenderung melambat. Padahal, China merupakan pengguna tembaga terbesar dan komoditas logam industri lainnya. Meski belakangan data ekonomi dan manufaktur China mulai bergerak ke arah yang lebih baik, namun pasar masih ragu bahwa China bisa bangkit dan mencetak kinerja terbaiknya di sepanjang 2019 lalu.

Hasil konsensus Reuters menyebutkan, pertumbuhan ekonomi China telah mengalami kontraksi lantaran diproyeksi hanya tumbuh sekitar 0,6 persen saja. Padahal pada tahun 2018 lalu, negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut mampu tumbuh 6,6 persen. Bila prediksi tersebut tepat, maka hal itu menjadi pergerakan pertumbuhan tahunan terlemah dari China sejak tahun 1990.

Pembatasan impor

 Selain pertumbuhan ekonomi China yang melemah, faktor lain dari penekan harga tembaga ini adalah pembatasan impor. Hal ini juga berlaku untuk sisi penawaran yang turut terganggu. International Copper Study Grup (ICSG) bahkan melihat sedikit defisit pasokan sekitar 1% dari total permintaan.

Namun, China tidak tinggal diam dan tetap menginginkan harga tembaga kembali menguat. Pemerintah China telah mengumumkan langkah-langkah baru untuk merangsang kegiatan perekonomian yang salah satunya mempercepat pembiayaan infrastruktur.

Harga Patokan Ekspor (HPE) Pertambangan Periode Januari 2020

pixabay.com

Tak bisa dipungkiri, fluktuasi harga internasional mempengaruhi penetapan harga patokan ekspor atau HPE produk pertambangan yang dikenakan bea keluar pada periode Januari 2020 ini.

Banyak komoditas mengalami kenaikan

Jika dibandingkan dengan HPE periode Desember 2019, maka bisa disimpulkan bahwa sebagian besar komoditas mengalami kenaikan yang signifikan. Ketentuan ini terdapat dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 95/2019, tanggal 26 Desember 2019.

Ketentuan tersebut mengatakan bahwa, HPE beberapa produk pertambangan mengalami kenaikan dan penurunan yang disebabkan fluktuasi harga internasional. Produk yang mengalami kenaikan meliputi, konsentrat tembaga, konsentrat ilmenite, konsentrat rutil, konsentrat besi, dan bauksit.

Sementara itu, sejumlah produk pertambangan yang dikenakan bea keluar adalah konsentrat tembaga, konsentrat pasir besi, konsentrat besi. Tercatat pula konsentrat besi laterit, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat mangan, konsentrat seng, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.

Asian Metal dan Iron Ore Fine Australian menjadi sumber utama perhitungan harga dasar HPE untuk komoditas, di antaranya konsentrat besi. Sementara konsentrat tembaga, konsentrat timbal, konsentrat seng, pellet konsentrat pasir besi, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).

Tembaga mengalami kenaikan signifikan

Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, produk pertambangan yang mengalami kenaikan pada periode Januari 2020 adalah konsentrat tembaga. Nilai ini untuk tembaga kadar Cu>= 15 persen dengan harga rata-rata US$ 2.364,17/WE atau mengalami peningkatan sebesar 0,49 persen.

Kemudian ada konsentrat besi (hematit, magnetit) kadar Fe>= 62 persen dan <= 1 persen TiO2 dengan harga rata-rata US$ 75,19/WE. Konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar Fe>= 50 persen. Sementara, A12O3 + SiO2>= 10 persen dengan harga mencapai US$ 38,42 per WE atau meningkat sebesar 7,34 persen.

Adapula produk, yang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan HPE periode sebelumnya. Produk tersebut adalah konsentrat mangan kadar Mn >= 49 persen dengan harga US$ 180,2/WE atau mengalami penurunan sekitar 9,72 persen.

Tak ketinggalan konsentrat timbal kadar Pb >= 56 persen dengan harga rata-rata mencapai US$ 787,36/WE atau menyusut sebanyak 10,79 persen. Konsentrat seng kadar Zn >= 51 persen juga mengalami penurunan sekitar 13,1 persen dengan harga rata-rata US$ 569,70/WE.

Demikian informasi seputar harga tembaga yang mungkin berguna bagi Anda. Seperti yang telah kita ketahui, tembaga memiliki banyak sekali kegunaan. Tentunya hal ini memengaruhi nilai jualnya di pasaran, seperti harga untuk sebuah kerajinan tembaga asli buatan tangan. Semoga informasi ini bisa membantu Anda.