Selain menjadi tempat untuk beristirahat melepas lelah, kamar tidur juga bisa berfungsi untuk hal-hal lain seperti ruang kerja, ruang belajar atau ruang beraktifitas sederhana. Bahkan terkadang ada beberapa orang yang tidak bisa lepas atau jauh dari kamar tidur, bukan untuk bersantai dan hanya bermalas-malasan akan tetapi hampir semua apa yang ia butuhkan sudah bisa terwakili di dalam ruangan tersebut.

Perlengkapan yang ada di dalam kamar tidur bisa jadi salah satu faktor yang membuat seseorang selalu nyaman saat berada di dalamnya, mulai dari pemilihannya yang tepat, desainnya yang sederhana hingga fungsi utamanya. Desain kamar minimalis juga di pengaruhi oleh bermacam-macam faktor, mulai dari tata letaknya, aksen ruangannya, hingga furniture yang ada di dalamnya. Beberapa hal di bawah ini adalah cara-cara untuk mewujudkan kamar tidur minimalis dengan pemilihan furniture yang tepat.

PEMILIHAN FURNITURE SIMPLE DAN FUNGSIONAL

Pixabay.com

Hal pertama yang harus diperhatikan untuk mewujudkan desain Kamar Set Minimalis  adalah proses pemilihan furniture secara tepat, furniture yang dipilih sebaiknya juga bisa selaras dengan desain dan konsep awal kamarnya, yaitu minimalis. Perlengkapan yang sederhana bukan berarti tidak memiliki fungsi lain, akan tetapi justru dari perlengkapan yang simple itulah harus dapat memiliki fungsi yang lebih dari sekedar satu fungsi saja.

Contohnya adalah pemilihan ranjang tidur, konsep minimalis untuk ruangan yang cukup lebar tentunya akan sangat berbeda dengan ruangan yang kecil. Jika pada ruangan lebar akan sangat mudah untuk di letakkan ranjang dengan tipe king size, maka tidak demikian dengan ruangan kecil. Ruangan kecil lebih cocok untuk menggunakan ranjang tidur dengan lebar sedang, atau mungkin bisa memilih untuk mengcustom ranjang.

Belakangan ini pada beberapa contoh kamar tidur dengan ruang kecil lebih memilih untuk mencustom ranjang menjadi dual fugsi, ranjang sebagai tempat beristirahat beserta meja computer pada sandaran kepala, atau ranjang dengan penyimpanan barang-barang pada kolong-kolongnya. Pilihan lain adalah ranjang susun yang di bawahnya berfungsi sebagai meja kerja atau kursi sederhana tempat bersantai.

RAK DINDING SEBAGAI STORAGE UTAMA

Trend untuk memaksimalkan rak dinding sebagai media utama penyimpanan memang dirasa masih baru, akan tetapi cara ini cenderung solutif untuk beberapa ruangan kamar yang di desain dengan simple. Beberapa desain Kamar minimalis kebanyakan akan memanfaatkan dinding sebagai storage utama, mulai dari penempatan rak, lemari, hingga bahkan ranjang tempat tidur.

Konsep rak atau lemari menggantung pada dinding tentunya akan sangat bermanfaat bagi ruang kamar yang sempit, berbeda lagi jika kamar dengan ukuran luas. Pemilihan lemari dengan aksen kayu bisa menjadi pilihan tepat untuk memunculkan kesan minimalisnya, selain motif kayu pemilihan furniture dengan warna-warna lembut dan netral juga akan memunculkan kesan simplenya.

Selain sebagai penyekat antar ruangan, dinding juga bisa di manfaatkan sebagai media utama furniture. jika dulunya furniture selalu menempel pada lantai belakangan ini sudah banyak produsen furniture yang mengembangkan produk-produk inovatif, mulai dari meja lipat, ranjang lipat, hingga lemari yang semuanya bisa dijadikan menjadi satu kesatuan. Kelebihannya adalah multifungsinya sebuah furniture  dapat menyediakan ruangan lebih lebar minimal setengah dari luasan furniturenya.

REARRANGE FURNITURE DALAM KAMAR

Cara lain untuk mendesain kamar minimalis adalah dengan menata ulang semua hal yang ada di dalam kamar. Menata ulang sebuah kamar memang tidak cukup mudah, akan tetapi akan lebih sulit jika pemiliknya tidak tergerak kuat untuk merubahnya. Kualitas istirahat seseorang juga bisa muncul karena kenyamanan dalam beristirahat, kenyamanan itu muncul karena sederhana dan tertatanya sebuah ruangan. Jika sebelumnya tidur seseorang kurang berkualitas bisa jadi solusinya adalah menata ulang kamar tidurnya.

Proses menata ulang kamar dapat di mulai dari menyisihkan beberapa barang dan furniture yang dirasa tidak cukup penting. Prioritaskan pada ranjang, dan lemari, dilanjutakn dengan meja belajar atau meja kerja, serta beberapa rak yang berfungsi sebagai penyimpanan tambahan. Dari beberapa furniture itu saja sebenarnya sudah cukup, tantangan terbesarnya saat ini adalah berada pada penataan dan peletakannya.

Kecermatan cukup diperlukan pada proses ini, karena meletakkan sesuatu yang tidak terlalu penting di dalam kamar hanya akan menjadikan kamar terasa penuh dan sesak. Manfaatkan dinding sebaik mungkin, karena selain membantu mengurangi kesan yang terlalu padat, beberapa furniture dapat di letakkan pada area itu.

Jika memang diperlukan, maka buatlah beberapa customisasi pada furnituremu, yang terpenting adalah tidak menghilangkan fungsi utamanya namun menambah fungsi atau menyederhakannya dalam bentuk yang berbeda.

MENYELARASKAN WARNA DAN FURNITURE

Pixabay.com

Cara terakhir untuk mewujudkan kamar tidur minimalis adalah penggunaan warna cat, kesan kalem dan hangat memang kebanyakan muncul dari warna netral yaitu putih dan abu-abu. Namun penggunaan warna tersebut setidaknya juga tetap memperhatikan aksen bangunan di buat, beberapa aksen kayu dan batu tidak akan macth jika dikombinasikan dengan warna-warna kalem.

Usahakanlah untuk tetap menggunakan warna cat seminimal mungkin, dengan tidak mengabaikan warna utama sebuah bangunan entah itu dinding tembok, dinding kayu atau batu. Tidak terkeculi juga pada furniture, untuk furniture yang di customisasi akan dapat mudah di lalukan pengecatan ulang. Namun untuk produk yang sudah jadi maka sebaiknya warna dinding, atau atap-atap langitnyalah yang harus di sesuaikan dengan warna furniturenya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *