Hal-Hal Penting yang Wajib Dipahami Dari Soal SBMPTN Soshum

Tahun ajaran 2019/2020 sudah hampir memasuki satu semester. Ini artinya, para pelajar kelas XII tinggal menyisakan 6 bulan lagi untuk menyambut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Bagi Anda yang hendak berkuliah, perkara SBMPTN memang tak bisa diremehkan. Butuh persiapan yang sangat matang supaya bisa masuk kampus impian.

Berbagai hal dilakukan demi menyambut SBMPTN. Mulai dari mempertimbangkan menggunakan jasa bimbingan belajar (bimbel) hingga memilih jurusan kuliah kelak. Bicara soal jurusan kuliah, tentu tak bisa diremehkan karena benar-benar berkaitan dengan masa depan seseorang. Jurusan kuliah ini juga akan menentukan seperti apa materi SBMPTN kelak.

Misalkan saja Anda yang merupakan anak IPA alias Saintek (Sains Teknologi), bisa memilih jurusan kedokteran, teknik atau MIPA. Kemudian anak IPS atau Soshum (Sosial Humaniora) bisa mempertimbangkan jurusan ekonomi, ilmu komunikasi, ilmu politik, sastra atau HI (Hubungan Internasional). Terakhir golongan Campuran yang merupakan paduan Saintek dan Soshum.

Nah, untuk kali ini kita akan lebih membahas mengenai soal-soal SBMPTN Soshum yang jumlah peminatnya makin bertambah. Hampir sama seperti materi yang diujikan pada Saintek, kisi-kisi materi ujian Soshum juga memiliki ciri khas tersendiri. Supaya Anda bisa melakukan persiapan dengan maksimal, berikut beberapa hal yang wajib dipahami.

stocksnap.io

Ada Tiga Jenis Bobot Kesulitan

Kendati mungkin nama ujian masuk Universitas sering berganti-ganti, sebetulnya jenis soal SBMPTN Soshum tidak mengalami perubahan dari tahun ke tahun, termasuk tingkat kesulitannya. Biasanya dari seluruh soal yang diujikan dibagi menjadi tiga bobot kesulitan. Di mana 25% di antaranya adalah soal dengan kesulitan tinggi, 25% tingkat kesulitan rendah dan 50% sedang.

Perbedaan bobot kesulitan ini dianggap supaya seluruh calon mahasiswa bisa mengerjakan soal dengan sungguh-sungguh dalam waktu 90 menit. Tak perlu takut dulu, ada beberapa soal yang sangat mudah sehingga tak akan membuat Anda stres. Supaya bisa siap menghadapi tiga jenis soal itu, ada baiknya Anda sering mengikuti TryOut UTBK SOSHUM jelang SBMPTN.

Ada Empat Mata Pelajaran

Saat Anda memilih kelompok Soshum sebagai calon jurusan di kuliah kelak, maka ada empat mata pelajaran yang harus dipahami. Keempat mata pelajaran yang pasti jadi sumber soal SBMPTN Soshum adalah Geografi, Sejarah, Ekonomi dan Sosiologi. Jika semasa SMA sudah mengambil jurusan IPS, tentu tak akan disulitkan dengan empat mata pelajaran tersebut.

Agar persiapan SBMPTN bisa berlangsung dengan benar-benar matang, ada baiknya untuk mengulang materi IPS selama tiga tahun di sekolah menengah. Supaya bisa mengukur sejauh apa kemampuan diri, beberapa sekolah sering menggelar TryOut UTBK SOSHUM. Bahkan kalau dirasa kurang, Anda yang mengikuti bimbel juga bisa mengikuti TryOut serupa.

stocksnap.io

Kisi-Kisi Soal Soshum yang Harus Dipelajari

Sama seperti bobot kesulitan soal, sebetulnya kisi-kisi materi pelajaran Soshum yang bakal keluar ketika SBMPTN juga tidak terlalu mengalami perubahan drastis. Bahkan beberapa orang biasanya mempelajari dari beberapa soal SBMPTN terdahulu. Supaya persiapan makin matang, berikut ini adalah beberapa prediksi TKD (Tes Kemampuan Dasar) Soshum saat SBMPTN kelak:

  1. Geografi: Lingkup Kajian Geografi dan Peta, Jagat Raya, Litosfer, Hidrosfer, Cuaca dan Iklim, Biosfer, Penginderaan Jauh dan SIG (Sistem Informasi Geografis), Antroposfer, Konsep Wilayah dan Interaksi Wilayah, serta Geografi Regional
  2. Sejarah: Prinsip dan Dasar Penelitian Sejarah, Zaman Pra Sejarah, Perkembangan Kerajaan Hindu-Budha, Zaman Kolonial, Pergerakan Nasional Indonesia, Zaman Kependudukan Jepang di Indonesia, Zaman Kemerdekaan (1945-1949), Sejarah Dunia, Persitiwa Mutakhir Dunia, dan Demokrasi Terpimpin, Orde Baru, dan Reformasi
  3. Ekonomi: Akuntansi, Badan Usaha dan Koperasi, Biaya Produksi, Kebijakan Fiskal, Kegiatan Ekonomi, Konsep Dasar Ilmu Ekonomi, Mekanisme Pasar, Perdagangan Internasional, Perkembangan Teori Ekonomi, Pertumbuhan dan Perkembangan Ekonomi, Struktur Pasar, Teori Determinasi Pendapatan Nasional, serta Kebijakan Moneter
  4. Sosiologi: Kelompok Sosial, Interaksi Sosial, Konflik dan Integrasi, msyarakat Multikultural, Mobilitas Sosial, Penyimpangan Sosial, Perubahan Sosial, Sosialisasi, Struktur Sosial, dan Penelitian Sosial Budaya

Dari kisi-kisi soal SBMPTN Soshum di atas, bisa disimpulkan bahwa mata pelajaran Ekonomi memiliki porsi kesulitan tertinggi karena banyak hitung-hitungan. Sehingga dengan demikian, Anda bisa mempertimbangkan untuk membagi porsi pembelajaran lebih efektif dan efisien.